10 Tempat Wisata di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

10 Tempat Wisata di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

Sebagai pusat perekonomian dan industri di Jawa Timur, Surabaya tak hanya dikenal sebagai kota yang sibuk dengan berbagai pusat perbelanjaan dan perkantoran. Kekayaan sejarahnya sebagai kota pahlawan juga menambah daya tarik kota ini bagi para wisatawan.

Namun, jangan salah sangka! Surabaya juga menawarkan beragam tempat wisata yang menarik dan mengesankan, baik dari segi alam, budaya, sejarah, maupun kuliner. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi pesona wisata alam dan budaya yang tersembunyi di balik megahnya pusat perbelanjaan dan perkantoran kota.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Surabaya yang patut Anda kunjungi:

1. Surabaya North Quay

Surabaya North Quay merupakan destinasi yang wajib dikunjungi bagi pecinta senja dan pemandangan pelabuhan yang memukau. Terletak di Pelabuhan Tanjung Perak, gedung yang dimiliki oleh Pelindo III bernama Gapura Surya Nusantara ini menawarkan pemandangan lembayung yang menawan di cakrawala saat matahari terbenam, yang tentunya sangat instagramable untuk diabadikan dalam foto. Pengunjung dapat menikmati suasana santai sambil melihat kapal-kapal yang melintas di pelabuhan yang menjadi daya tarik tersendiri. Untuk menikmati keindahan ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp10.000 per orang. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat wisata Surabaya yang satu ini!

2. Danau Angsa Pakuwon City

Berada di Jl. Kalisari Darma Sel. III Blok H-3 No.1, Kalisari, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Danau Angsa Pakuwon City menawarkan pemandangan yang menakjubkan dengan hamparan bunga teratai yang mempesona dan para angsa yang elegan berenang di sekitarnya. Selain itu, terdapat pilar-pilar megah berwarna putih yang menambah keindahan panorama. Dengan berkunjung ke Danau Angsa Pakuwon City, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil berjalan-jalan dan bersantai. Tidak hanya itu, gerak anggun para angsa yang menari di atas air dan pemandangan yang menakjubkan juga dapat diabadikan sebagai objek foto yang cantik.

3. Mini Agrowisata Surabaya

Bagaimana jika Anda mengunjungi Mini Agrowisata Surabaya? Tempat wisata yang hijau ini dikelola oleh Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dengan luas mencapai 6.000 meter persegi. Anda akan menemukan berbagai macam tanaman, tumbuhan, dan sayuran yang dibudidayakan seperti tabulampot, anggrek, dan tanaman hidroponik. Tidak hanya itu, Mini Agrowisata Surabaya juga memiliki berbagai hewan jinak seperti kelinci, ayam, dan ikan yang bisa Anda ajak bermain dan memberi makan wortel. Selain menyenangkan, wisata edukatif ini cocok bagi anak-anak. Jangan lewatkan keseruan di perkebunan khas perkotaan ini!

Baca Juga: 15 Tempat Wisata di Thailand yang Wajib Dikunjungi

4. Hutan Kota Balas Klumprik

Hutan Kota Balas Klumprik, kawasan hijau yang terletak di Kota Surabaya, merupakan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Hutan Kota ini merupakan bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memiliki luas sekitar 4,5 hektare dengan jumlah tanaman sekitar 6.000.

Lokasi Hutan Kota Balas Klumprik yang terletak di Jalan Balas Klumprik, Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Jawa Timur menawarkan beragam jenis tanaman buah seperti kedondong, srikaya, mangga, kelengkeng, dan jambu. Tidak hanya itu, di dalam kawasan hutan kota ini juga terdapat kolam yang digunakan untuk budidaya ikan lele, mujaer, nila, dan bandeng.

Baca Juga: Liburan dan Wisata ke Jepang? Inilah 10 Tempat Terbaik yang Wajib Dikunjungi

Hutan Kota Balas Klumprik dapat dikunjungi oleh masyarakat mulai dari pukul 08.00 – 16.00 WIB. Selain itu, sebagian lahan di dalam hutan kota dapat digunakan untuk berkemah dengan izin dari pengelola. Wisata ini memiliki daya tarik unik yaitu tampilan pregolan yang merupakan gerbang dengan bahan bambu. Banyak pengunjung yang tertarik untuk berfoto di spot ini karena konstruksinya yang unik, di mana sejumlah bambu diikat dengan tali sabut kelapa membentuk segiempat.

5. Museum Sepuluh November dan Monumen Tugu Pahlawan

Mari kita bahas Museum Sepuluh November dan Monumen Tugu Pahlawan yang menarik perhatian. Museum ini dibangun untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, yakni pertempuran heroik yang dilakukan oleh masyarakat Surabaya pada 10 November 1945. Terletak di Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, museum ini didirikan pada tanggal 10 November 1991 dan diresmikan oleh tokoh besar, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur pada 19 Februari 2000. Pemilik resmi museum adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, sementara pengelolanya adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember.

Museum Sepuluh November yang terletak di sebelah Monumen Tugu Pahlawan ini memiliki bangunan yang menarik, karena didesain di bawah tanah sehingga atapnya saja yang terlihat agar tidak mengganggu pemandangan Tugu Pahlawan yang sudah ada sebelum museum didirikan. Museum ini menyimpan memori dan artefak dari perjuangan warga Surabaya yang heroik dalam pertempuran 10 November. Koleksi yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari foto-foto dokumentasi hingga senjata yang pernah digunakan oleh masyarakat Surabaya dan pasukan sekutu serta tentara Jepang. Ada pula duplikat surat, pakaian seragam tentara, dan nukilan sejarah yang dilengkapi dengan suara asli. Dengan demikian, Museum Sepuluh November dan Monumen Tugu Pahlawan merupakan tempat yang sangat penting bagi kita untuk mempelajari dan mengenang perjuangan heroik dalam sejarah Indonesia.

6. Kebun Bibit Wonorejo

Kebun Bibit Wonorejo adalah sebuah destinasi wisata yang menarik dan patut dikunjungi. Di sana, Anda akan menemukan berbagai macam tanaman serta teknik budidayanya yang menarik perhatian. Kebun bibit ini berlokasi di Jalan Raya Wonorejo, Wonorejo, Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sebelum dijadikan sebagai ekowisata, kawasan ini dulunya merupakan tempat pembuangan sampah. Namun, kini Pemerintah Kota Surabaya telah mengubahnya menjadi tempat pembibitan dan budidaya tanaman yang beraneka ragam. Tujuannya adalah untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan taman-taman kota serta menjadikan Kota Surabaya semakin hijau.

Baca Juga: Jelajahi Bandung dengan Bandros: Mengunjungi Gedung Sate dan Tempat Wisata Menarik Lainnya

Di Kebun Bibit Wonorejo, tersedia berbagai fasilitas yang lengkap dan menarik seperti taman bermain, jalur lari, pendopo, area parkir, pos jaga, WiFi, area outbond, koleksi hewan, musholla, tempat berkemah, sentra kuliner, dan danau buatan. Dengan adanya beragam fasilitas tersebut, tempat wisata ini cocok bagi Anda yang ingin bersantai, berolahraga, bermain bersama keluarga, atau pun belajar mengenai budidaya tanaman.

7. Klenteng Hong Tiek Hian

Salah satu tempat ibadah yang menarik untuk dikunjungi di Kota Surabaya adalah Klenteng Hong Tiek Hian. Klenteng ini didirikan sebagai tempat ibadah bagi para penganut ajaran Khong Hu Chu, Tao, dan Budha (Tri Dharma). Klenteng ini juga merupakan situs tua yang sangat berharga bagi Kota Surabaya. Terletak di Jalan Dukuh No.23, RW.05, Nyamplungan, Kec. Pabean Cantian, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Serunya Berwisata ke 6 Pantai Terindah di Cianjur, Tak Boleh Dilewatkan!

Menurut Dinas Perpustakaan & Kearsipan Jawa Timur, klenteng ini dibangun oleh tentara Tartar pada zaman Kaisar Khu Bi Lai Khan pada abad XIII, yaitu pada awal berdirinya Kerajaan Majapahit. Arsitekturnya pun sangat menakjubkan, dirancang oleh arsitek terkenal, Kubilai Khan. Dengan sejarah yang kaya dan arsitektur yang memukau, Klenteng Hong Tiek Hian tentu menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah dan kebudayaan Jawa Timur.

8. Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam atau yang dikenal dengan sebutan Monkasel merupakan museum yang sangat menarik untuk dikunjungi di Surabaya. Monkasel menempati bekas kapal selam KRI Pasopati 410, kapal selam milik Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952 yang pernah terlibat dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. Pengunjung dapat menikmati interior kapal dan menyaksikan film tentang proses peperangan yang terjadi di Laut Aru. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Monkasel dan merasakan sensasi berbeda saat melihat keberanian para prajurit dalam peperangan laut yang terjadi di masa lalu.

9. Hutan Bambu Keputih

Hutan Bambu Keputih yang terletak di Jalan Raya Marina Asri, Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Menurut informasi dari situs resmi Pemerintah Kota Surabaya, dulunya tempat ini digunakan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun pada tahun 2000 Pemkot Surabaya memindahkan TPA ke Benowo dan merubah lahan kosong tersebut menjadi objek wisata dan ruang terbuka hijau yang bernama Hutan Bambu Keputih. Sekarang, Hutan Bambu Keputih menjadi tempat favorit para wisatawan.

Untuk memastikan kelestarian Hutan Bambu Keputih, Pemkot Surabaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari 15 orang. Tujuan Satgas adalah untuk merawat dan menjaga kelestarian hutan bambu agar tetap indah dan lestari sebagai objek wisata alam yang menarik. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menikmati keindahan alam di Surabaya, Hutan Bambu Keputih bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi!

10. Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho yang terletak di Jalan Gading No. 2, Kota Surabaya memiliki arsitektur yang sangat menarik dan unik. Masjid ini melambangkan akulturasi budaya Jawa, Islam, dan Cina yang terlihat dari kombinasi warna hijau, kuning, dan merah yang mempesona.

Nama Masjid Cheng Ho diambil dari seorang Laksamana terkenal asal Cina yang pernah berlabuh di Jawa Timur. Inspirasi dari bangunan Niujie, sebuah masjid di Beijing yang dibangun pada 996 M, membuat bentuk Masjid Cheng Ho semakin menarik dan berbeda dari masjid lainnya.

Pembangunan Masjid Cheng Ho selesai pada 10 Maret 2002 dan dibuka untuk umum pada 13 Oktober 2002. Masjid ini memiliki delapan sisi dan setiap nomor memiliki artinya sendiri menurut kepercayaan Islam dan Cina. Kapasitas masjid mampu menampung 200 jamaah.

Tidak hanya memiliki sejarah yang menarik, Masjid Cheng Ho juga memiliki nilai arsitektur yang luar biasa dan pastinya membuat siapapun terkesima dengan keindahannya. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi masjid yang memadukan keunikan budaya Jawa, Islam, dan Cina ini!



Pilihan Untuk Anda