7 Metode Efektif untuk Mengatasi Masalah Bau Ketiak

7 Metode Efektif untuk Mengatasi Masalah Bau Ketiak

Mengatasi masalah bau ketiak yang menjengkelkan di sekitar Anda, terutama saat berada dalam keramaian di transportasi umum, menjadi penting. Bau ketiak yang tidak normal dapat tercium hingga jarak 2 meter dan berpotensi mengganggu orang lain. Tidak hanya faktor genetik, gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi penyebab ketiak berbau. Salah satunya adalah kebiasaan malas mandi.

Secara anatomi, terdapat dua jenis kelenjar keringat yang berperan dalam hal ini. Pertama, kelenjar eccrine yang sudah aktif sejak bayi. Kelenjar ini bertugas menghasilkan keringat yang tidak berbau. Kelenjar ini bekerja aktif di dahi, tangan, dan punggung. Kedua, kelenjar apokrin yang aktif saat mencapai pubertas. Pada tahap ini, tubuh akan menghasilkan hormon androgen yang merangsang kelenjar apokrin mengeluarkan keringat keruh di berbagai lipatan tubuh, termasuk ketiak. Untuk mencegah hal ini, ada beberapa cara efektif yang dapat dilakukan.

Mencukur Bulu Ketiak Secara Teratur

Rutin mencukur bulu ketiak hanya membuat kulit gelap? Tidak lagi! Gunakan krim cukur yang tepat untuk membantu menghilangkan bau ketiak yang tidak sedap.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim Anthony Lanzalo di National Center of Biotechnology Information, bulu ketiak yang dibiarkan dapat menghambat penguapan keringat dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau.

Manfaat Luar Biasa Baking Soda untuk Ketiak

Ternyata, baking soda yang ada di rumah bisa menjadi solusi alami untuk masalah ketiak. Caranya sangat mudah:

Campurkan 2 sendok makan soda kue dengan 1 sendok makan jus lemon yang telah Anda persiapkan.

Oleskan campuran tersebut pada ketiak dan pijat dengan gerakan melingkar selama 10 menit sebelum dibilas dengan air.

Menggunakan Deodoran dengan Bijak

Setelah mandi, sangat disarankan untuk tetap menggunakan antiperspirant atau deodoran. Antiperspirant mengandung senyawa aluminium yang dapat mengurangi produksi keringat tubuh. Keuntungannya berbeda dengan deodoran. Penggunaan deodoran akan mengurangi asam yang menyebabkan bau pada ketiak. Lebih lanjut, deodoran jenis prebiotik juga dianggap lebih baik untuk kesehatan kulit dibandingkan antiperspiran.

Memilih Pakaian Longgar dan Tipis yang Tepat

Warna dan jenis pakaian yang dipilih sesuai dengan musim dapat mempengaruhi performa tubuh. Ketika musim panas tiba, disarankan untuk menggunakan pakaian longgar dan tipis guna mencegah produksi keringat yang berlebihan dan munculnya bau pada ketiak. Pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan cotton combed atau katun Jepang. Dengan demikian, keringat akan lebih mudah terserap dan disingkirkan dari tubuh melalui sirkulasi udara.

Gunakanlah Sabun Antibakteri

Hanya mandi saja tidak cukup untuk menghilangkan bau yang tidak sedap di area ketiak. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan scrub yang harum sekali seminggu dan juga sabun antibakteri setiap kali mandi. Sabun antibakteri ini sangat efektif untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau badan yang tidak sedap. Selain itu, sabun ini juga dapat menjaga keseimbangan pH tubuh.

Mandilah dengan Air Rebusan Daun Sirih

Selain terkenal dalam menghilangkan bau tidak sedap di daerah intim wanita, Anda juga bisa memanfaatkan air rebusan daun sirih untuk menghilangkan bau ketiak dan seluruh tubuh. Daun sirih memiliki sifat antibakteri alami yang efektif dalam menghilangkan bau. Anda dapat merebus daun sirih dan menggunakan air rebusan tersebut sebagai bilasan terakhir tubuh saat mandi.

Kendalikan Stres dengan Teknik Relaksasi di Rumah

Merasa stres? Tubuh Anda mungkin merasa tegang dan berkeringat seperti setelah melakukan olahraga. Namun, jangan khawatir! Anda bisa mengontrol masalah ini dengan mengadopsi rutinitas baru yang melibatkan relaksasi, seperti meditasi. Selain itu, manfaatkan waktu luang untuk membaca buku atau melakukan aktivitas yang Anda sukai. Ingatlah, cara Anda mengatasi stres dengan bijak akan berdampak pada keharuman tubuh Anda. Buatlah diri Anda bahagia dengan cara yang Anda pilih.

Baca Juga: Tips Bagaimana Membangun Rumah Sendiri

Bagikan ke


Pilihan Untuk Anda